KotaBengkulu.com - Siapa bilang liburan cuma soal pantai atau tempat hits buat selfie? Kadang, justru yang paling berkesan itu adalah wisata yang bikin kita lebih paham tentang sejarah dan budaya sebuah tempat. Nah, kalau kamu lagi pengin cari destinasi yang punya cerita kuat, kaya warisan budaya, dan suasana yang damai, Kota Bengkulu bisa banget jadi pilihan.
Bengkulu bukan cuma tempat kelahiran bunga Rafflesia Arnoldii, tapi juga punya jejak sejarah yang panjang, dari masa penjajahan hingga perjuangan kemerdekaan. Yuk, kita intip bareng-bareng spot-spot wisata sejarah dan budaya di Bengkulu yang wajib kamu eksplor!
1. Benteng Marlborough: Saksi Bisu Kolonialisme Inggris
Salah satu ikon sejarah Bengkulu yang paling terkenal adalah Benteng Marlborough. Dibangun oleh Inggris sekitar tahun 1713, benteng ini jadi saksi bisu perjalanan kolonialisme di tanah Bengkulu.
Begitu masuk, kamu bakal langsung merasakan vibes klasik ala Eropa: dinding tebal, lorong-lorong gelap, dan meriam tua yang masih berdiri gagah. Dari atas benteng, kamu juga bisa lihat pemandangan laut Bengkulu yang keren banget. Kombinasi sejarah dan lanskap yang bikin kamu betah foto-foto.

📍 Lokasi: Jl. Benteng, Kebun Keling, Teluk Segara
🕒 Jam buka: 08.00–17.00 WIB
2. Rumah Pengasingan Bung Karno: Jejak Sang Proklamator
Kalau kamu penasaran gimana sih kehidupan Bung Karno waktu diasingkan, kamu bisa datang ke Rumah Pengasingan Bung Karno. Di sini, kamu bakal nemuin banyak barang peninggalan asli, kayak sepeda ontel, ranjang besi, buku-buku, bahkan piano.
Yang menarik, konon katanya di rumah ini juga lah Bung Karno menulis surat cinta buat Fatmawati—perempuan Bengkulu yang akhirnya jadi Ibu Negara pertama Indonesia. Romantis banget, ya?
📍 Lokasi: Anggut Atas, Ratu Samban
🎫 Tiket masuk: Gratis (bisa donasi seikhlasnya)
3. Museum Negeri Bengkulu: Menyusuri Identitas Budaya
Pengen tahu lebih dalam soal budaya lokal Bengkulu? Jangan lewatkan Museum Negeri Bengkulu. Di sini kamu bisa lihat koleksi kain tradisional, alat musik daerah, perlengkapan upacara adat, hingga replika rumah adat Bengkulu.
Museum ini cocok banget buat kamu yang lagi ngerjain tugas kuliah, skripsi, atau sekadar ingin tahu lebih banyak soal warisan leluhur masyarakat Bengkulu.
📍 Lokasi: Jl. Pembangunan No. 8, Padang Harapan
🕒 Jam buka: 08.00–15.00 WIB (Senin–Sabtu)
4. Masjid Jamik Bengkulu: Karya Bung Karno yang Estetik
Selain rumah pengasingan, Bung Karno juga sempat terlibat langsung dalam renovasi desain Masjid Jamik Bengkulu. Arsitekturnya khas banget: perpaduan gaya tradisional dan sentuhan modern di zamannya. Bangunan ini bukan cuma tempat ibadah, tapi juga punya nilai sejarah dan estetika tinggi.
Datang sore hari menjelang maghrib, kamu bisa ngerasain suasana damai yang jarang kamu temuin di kota-kota besar.
📍 Lokasi: Jl. Suprapto, Kel. Tengah Padang
5. Desa Wisata Tapak Gedung: Kental Budaya Rejang
Kalau kamu mau melihat budaya lokal secara langsung, coba deh mampir ke Desa Wisata Tapak Gedung. Desa ini masih melestarikan tradisi suku Rejang, salah satu suku asli Bengkulu.
Kamu bisa lihat proses pembuatan kain tenun tradisional, ikut belajar tari-tarian daerah, bahkan nyobain makanan khas yang jarang banget ditemuin di tempat lain. Pengalaman yang otentik dan edukatif banget!
📍 Lokasi: Kecamatan Lebong Utara
🎟️ Cocok buat kamu yang suka eco-cultural trip
6. Taman Budaya Bengkulu: Panggung Seni yang Hidup
Taman Budaya Bengkulu ini ibarat pusat kreatifnya masyarakat lokal. Di sini sering diadakan pertunjukan seni, seperti teater tradisional, musik daerah, hingga pameran seni rupa.
Buat kamu yang tertarik sama dunia kreatif, taman budaya ini bisa jadi tempat inspirasi yang fresh banget. Kadang juga ada workshop terbuka, lho—jadi kamu bisa ikut langsung belajar dan praktek.
📍 Lokasi: Jl. Edi Sabara, Lingkar Barat
🕒 Cek jadwal event di medsos resmi Dinas Kebudayaan Bengkulu
7. Festival Tabot: Tradisi yang Unik dan Spektakuler
Kalau kamu datang ke Bengkulu di bulan Muharram (kalender Islam), kamu bakal nemuin salah satu event budaya paling megah: Festival Tabot. Festival ini adalah upacara adat masyarakat Bengkulu untuk memperingati wafatnya cucu Nabi Muhammad, Imam Husein.
Tabot ini adalah ritual yang sudah ada sejak abad ke-17, dibawa oleh keturunan India Muslim. Prosesi upacaranya meriah banget: ada arak-arakan, tabuhan musik dol, hingga bangunan tabot raksasa yang dikarak keliling kota.
Unik, sakral, sekaligus seru!
8. Kuliner Lokal Bernuansa Tradisi
Wisata sejarah dan budaya nggak lengkap tanpa ngerasain makanan khas daerahnya. Bengkulu punya banyak kuliner tradisional yang juga punya cerita di balik rasanya. Beberapa yang wajib kamu coba:
- Pendap – Pepes ikan dengan kelapa dan daun talas, biasanya disajikan saat acara adat
- Lema – Fermentasi rebung dengan ikan air tawar, cita rasanya unik dan khas banget
- Gulai Pisang – Bukan cuma enak, tapi juga biasa disajikan dalam acara tradisional Rejang
Kuliner-kuliner ini bisa kamu temui di warung lokal atau acara budaya setempat.
Kenapa Harus Wisata Sejarah dan Budaya?
Buat kamu yang biasa jalan-jalan ke mall atau nongkrong di café, sesekali cobain deh explore tempat-tempat bersejarah atau desa budaya. Kenapa?
- Lebih bermakna: Kamu nggak cuma lihat tempat, tapi juga memahami cerita dan nilai di baliknya.
- Bikin kita lebih sadar sejarah: Terutama generasi muda, biar nggak lupa sama akar bangsa.
- Konten beda dari yang lain: Mau bikin konten edukatif tapi tetap keren? Tempat-tempat kayak gini bisa jadi bahan yang fresh banget.
Penutup: Warisan yang Layak Dirayakan
Kota Bengkulu menyimpan banyak harta karun sejarah dan budaya yang belum banyak dieksplor. Mulai dari jejak perjuangan kemerdekaan, tradisi masyarakat adat, sampai warisan arsitektur yang masih berdiri kokoh hingga sekarang.
Jadi, kalau kamu lagi bingung mau ke mana saat liburan berikutnya, coba deh arahkan langkah ke Bengkulu. Bukan cuma indah secara visual, tapi juga kaya makna dan penuh pelajaran hidup.
























Ada pertanyaan?
Temukan kami di Sosial atau Contact us dan kami akan menghubungi Anda sesegera mungkin.